//
you're reading...
Coretan, Other, Uncategorized

Blackberry Hilang, Blackberry Sayang…

Waktu maghrib baru saja akan selesai. Saya, selepas pulang dari masjid, langsung mengambil laptop dan perlengkapannya. Ada yang ingin saya pelajari malam tadi, yang mengharuskan saya membuka laptop dan membutuhkan koneksi internet.

Untuk diketahui saja, pasca mengikuti seminar “Kiat Jitu Menulis Buku” dan “Rahasia Blogging” yang diadakan oleh Akademi Berbagi Bekasi, atau yang biasa disingkat menjadi Akber Bekasi, Saya bermimpi untuk memiliki website atau blog pribadi dengan domain berbayar, bukan yang gratisan. Oleh karena itulah, semalam saya ingin menjelajah internet untuk sedikit membaca artikel-artikel terkait dengan hal tersebut.

Ketika saya sedang membaca artikel terkait dengan tips mencari domain dan hosting gratis, dimana saat itu jam sudah menunjukkan sekitar jam 7 malam, tiba-tiba muncul popup dari gtalk. Refleks saja saya langsung berusaha melihatnya. Ternyata yang menyapa saya saat itu adalah Kakak Ipar saya.

“Rid, ente keilangan hp bb gak? Ada org yg telpon ke rumah”

Terkejutlah saya, ketika membaca pesan tersebut di chatroom gtalk. Sempat berpikir sejenak dengan sedikit bertanya-tanya di dalam hati. ‘Apakah HP Blackberry kepunyaan saya telah ditemukan?’ Memang HP Blackberry saya hilang saat malam rabu kemarin bertandang ke salah satu rumah sahabat di sekitaran Bintara, Bekasi Barat.

“iya, bang”
“masa?”

“terus?” Langsung saja saya memberondong kata-kata dan tanya kepada kakak ipar saya di seberang sana. Saat itu saya berada di posisi tingkat penasaran tertinggi.

“Telpon saja ke nomor BB yang hilang, dia mau balikin” Kakak Ipar saya melanjutkan.

Terkejut lagi saya mendengarnya hingga menyebabkan bulu halus pada kulit saya langsung ikut berdiri. Saya merinding, mendengarnya. Entah kenapa, saya bertanya-tanya dengan nada tidak percaya, ‘Apakah benar, masih ada orang yang baik? mau mengembalikan apa yang sudah ditemukan.’

Dengan masih memiliki rasa tak percaya, -takut, khawatir, dan merinding bulu kuduk,- saya langsung mengambil Tablet (sebuah gadget) untuk menghubungi nomor Blackberry saya.

Benar saja, ternyata seorang laki-laki yang diseberang telepon mengatakan niatnya untuk mengembalikan Blackberry saya. Pak Adi, begitu ia mengenalkan namanya, tinggal di Kranji, Bekasi. Ia mengatakan, sebenarnya yang menemukan BB saya itu bukan dirinya, melainka adalah Bapaknya yang sehari-hari memiliki kegiatan sebagai Tukang Ojek. Bapaknya menemukan BB saya ketika sedang melintas, dengan motor ojeknya, di daerah Bintara, Bekasi. Begitlah penuturannya Pak Adi di telepon.

Akhirnya, kami membuat janji pertemuan malam tadi juga. Kebetulan ia akan berangkat kerja menuju tambun sekitar jam 8 malam kurang, dan akan melintasi jalan Sudirman dan jalan Juanda. Kantor BTN-lah yang menjadi tempat pertemuan kami. Itu juga atas usulan beliau.

Sebelum berangkat, saya dan istri sedikit berdiskusi. Saya sampaikan niat saya untuk memberikan hadiah sebagai ucapan terima kasih. Istri saya pun menyetujuinya dan menyerahkan semua halnya kepada saya.

Tepat jam 8, kami akhirnya dipertemukan, saya dan Pak Adi. Ternyata benar dugaan saya, dia adalah seorang yang masih muda, terdengar dari suaranya di telepon. Mungkin umurnya sekitaran 28-30 tahun.

Kami bersalaman dan saling mengenalkan diri masing-masing. Beliau sedikit bercerita kembali mengenai awal mula ditemukan BB saya. Begitu juga saya berusaha menveritakan hal ihwal awal kehilangan BB saya.

Setelah kami saling bercerita. Untuk meyakinkannya saya adalah orang yang menelepon, dia meminta saya untuk kembali menelepon ke nomor BB saya. Saya lakukanlah. Tampaknya dia juga mulai yakin bahwa saya adalah benar-benar pemiliknya.

Blacberry sudah ditangan. Saya pun berniat menyampaikan hadiah sebagai ucapan terima kasih saya kepada beliau dan bapaknya. Ketika saya memberikan dan berusaha menjabat tanganya, kemudian dia menghindar, tidak ingin menerimanya. Saya semakin tidak enak ketika mendengar ucapannya, “Tidak usah Pak Farid, saya hanya ingin mengembalikan saja. Itu saja.”

Akhirnya kami berpisah. Ia menuju tempat kerjanya sedangkan saya kembali menuju rumah. Saat diperjalanan, banyak sekali pikiran-pikiran yang menggantung tentang kejadian ini. Tapi yang pasti, dan tak boleh kita lupa. Bahwasanya masih ada, bahkan mungkin banyak, orang yang memiliki hati dan perangai yang baik dikehidupan dewasa ini.

Akhirnya. Dan terakhir, saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Adi dan keluarga. Semoga mereka sekeluarga diberkahi dan diganjar balasan yang terbaik oleh Allah.

Puji syukur, Alhamdulillah. HP Blackberry saya pun ternyata, dan insya allah, masih menjadi rejeki saya.😀

Discussion

One thought on “Blackberry Hilang, Blackberry Sayang…

  1. its nice article

    Posted by antena tv wajanbolic | 2 November 2013, 20:04

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: