//
you're reading...
Coretan

Kuliah Dhuha : Keutamaan Syawal dan Silaturahim

Sunday, September 9, 2012 at 07:58
kuliah dhuha @Masjid AlAzhar Jakapermai
22 Syawal 1433H

DR, Attabiq Luthfi :
1. Syawwal adalah penyempurna Ramadhan. Yang artinya apabila puasa Ramadhan dilanjutkan dengan 6 hari pada Syawal, maka seperti berpuasa setahun penuh

2. Surga itu dibuka pada hari senin dan kamis

3. Alquran tidak pernah memerintahkan untuk meminta maaf, melainkan seringkali memerintahkan untuk memaafkan

4. Nabi yusuf, menurut beberapa riwayat memiliki ‘stok’ maaf yang besar bahkan sampai 40 tahun (ada yg meriwayatkan sampai dengan 80 tahun)

5. Manusia kembali kepada fitrah pada idul fitri. Lihat Al Ankabut ayat 69, bahwa orang yg telah bermujahadah akan menjadi orang2 Muhsinin (org baik)

Prof DR Satori Ismail:

1. Problema besar umat adalah ‘tafarruq’, sampai2 Rosul mendoa agar umatnya tidak dihancurkan, tidak ‘dilaparkan’, tidak dipecahkan

2. Oleh karena itu, utk menghindari tafarruq atau perpecahan Silaturahim adalah kuncinya. Hukum dari silaturahim adalah sebuah kewajiban

3. Silaturshim tdk hanya saling memaafkan, melainkan juga yg utama adalah saling membantu dengan sesama manusia, dengan itulah seharusnya silaturrahim diartikan

4. Silaturrahim adalah kunci masuk kedalam surga

5. Akhlaq yang paling mulia bagi penduduk bumi adalah Silaturrahim

6. Bentuk silaturrahim itu sangat banyak, tdk hanya saling menyapa dan menjabat tangan

7. Yang memutuskan silaturrahim maka, – masuk dalam neraka – ditangguhkan kebaikannya – dilaknat (muhammad 22-23) – akan disegerakan siksanya di akhirat

Shared with Memoires for Android http://market.android.com/details?id=net.nakvic.dromoris http://sites.google.com/site/drodiary/

Discussion

3 thoughts on “Kuliah Dhuha : Keutamaan Syawal dan Silaturahim

  1. Mengenai Sillaturahim, bagaimana seharusnya sikap kita terhadap orang yg telah menyakiti kita, kelurga dan teman2 kita (orang tersebut telah menyebarkan fitnah ke semua teman2 dan orang lain). Apabial kita mendekatinya, takut akan difitnah lagi.mohon pencerahannya..terimaksih

    Posted by Fitri | 24 September 2012, 09:21
  2. Apakah menghindar dari seseorang itu sama dengan memutus silaturahim?

    Posted by Fitri | 24 September 2012, 09:23
    • Memaafkan lebih baik bagimu.

      Dalam hidupnya, Rasul tidak ingin melihat (memalingkan wajahnya) terhadap Wahsy, pembunuh Paman Nabi (Hamzah) dalam perang Uhud hingga wafatnya. Padahal Wahsy datang ke Rasul untuk masuk islam dan meminta maaf.

      Tapi yakinlan, Rasul telah memaafkan Wahsy walaupun tetap menunjukkan ketegasan pribadinya yang sangat tidak suka dengan cara Wahsy dalam membunuh Hamzah. Maka itu ia tidak ingin lagi melihat wajahnya Wahsy.

      Posted by FARID We | 24 September 2012, 14:37

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: