//
you're reading...
Coretan, Essay

Jangan Salahkan Demo Kami…

image

Melihat kejadian akhir-akhir ini, yakni pelecehan terhadap Nabi-nya umat muslim, banyak sekali yang menyayangkan hal ini bisa terjadi. Kebebasan ekspresi yang menjadi alasan pembenaran banyak karya-karya seni bermunculan dengan sebebas-bebasnya seperti menjadi portal yang terkunci. Standar ganda yang selama ini dilakukan oleh Barat, sepertinya sulit sekali untuk diteliti dan dipelajari oleh banyak orang. Mereka dengan ringannya hanya meminta maaf atas kejadian-kejadian yang selalu dan mungkin akan terus berulang. Dilain pihak, yakni pihak yang ‘dirugikan’, tidak benar-benar menanggapi hal ini dengan sangat serius. Para kaum terpelajarnya dan elitnya hanya menanggapi ini dengan sangat sederhananya sebuah sikap bahkan mungkin ada yang ‘masa bodo’ atas kejadian ini, dengan dalil-dalil kelemah lembutan nabinya menghadapi situasi-situasi pelecehan. Ini harus segera dihentikan, dan ini seharusnya bukan menjadi kerja para kaum awam, melainkan mereka para terpelajar (ulama) dan kaum elitnya. Mereka yang harusnya bergiat keras menentang ini. Ini menjadi kapasitasnya. Namun, jangan salahkan kalau kaum awam ikut turun menyikapi ini dengan sedikit keras. Hal itu karena ketidaktegasan para terpelajar dan elit dalam memerangi situasi seperti ini. Agama itu sangat sensitif, maka berhati-hatilah mewacanakan atau membuat karya yang menyentuh hal primordial ini. Kebebasan adalah manusiawi, namun menghormati adalah suatu kewajiban dalam kehidupan.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: