//
you're reading...
Uncategorized

Merapatkan dan Meluruskan Barisan Sholat Jemaah

Mamat (M): Har, si Abdul kalau sholat jemaah itu kakinya seneng sekali nyentuh-nyentuh jemaah lain disampingnya.

Harry (H): Memangnya kenapa, Mat? Kan memang seharusnya saling merapatkan dan meluruskan shaf dalam sholat jemaah.

M: Tapi haditsnya itu bukannya hanya mengatakan ‘meluruskan bahu’, kenapa ini malah main kejar-kejaran kaki?

H: Haha, bisa aja kamu, Mat. Tapi mbo yah jangan dipermasalahkan. injak aja kakinya, beres.

M: Hahaha… Tapi kan kalo sentuhan gitu jadi geli, Har.

H: Artinya kamu ngga tahu filosofi berjamaah dengan saling merapatkan dan meluruskan shaf, Mat.

M: Memangnya apa?

H: Loh, kamu ngga ikut pengajian Kang Shihab minggu kemarin? Ketika kamu saling bersentuhan satu sama lain dalam merapatkan barisan sholat, itu artinya kamu dituntut untuk menghilangkan rasa sombong atau rasa ‘lebih dari yang lain’ dalam dirimu. Karena kita semua sejatinya sama dipandangan Allah, yang membedakan hanyalah takwa saja. Kesadaran itulah yang merupakan filosofi dari merapatkan barisan sholat berjemaah.

(Islamic Center Bekasi, 17 Mei 2010 – kajian shohih bukhori oleh Ust. Jamalullail)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: