//
you're reading...
Coretan, Uncategorized

(Catatan Subuh) Mengintimi Subuh

Ingin memulai intim pada waktu ini, subuh. DImana semuanya masih terasa besih dan segar, walau tak jarang pikiran-pikian dari enegi yang tak poositif, jika tak ingin dikatakan negative, sering juga bergelayut dalam-dalam pada hati dan pikiran diwaktu ini. Namun, biasanya, suasana subuh nan menenangkan akan mengeruskan sendiri pikiran-pikiran tak positif itu menjadi sebuah ketenangan yang berbuah pada kebesihan dan kesegaran hati dan pikiran.

Bukan dengan melihat dan mendengar hingar-bingar kecamuknya berita-berita peradaban modern yang penuh dusta. Bukan juga dengan kekhusyukan yang membabi-buta tapi kosong dari hasil dan perilaku setelahnya. Bukan pula dengan lamunan-lamunan nggeloyor yang hanya membuat mundurnya-kemajuan era kreatif.

Lalu dengan apa?

Pertanyaan logis dari sebuah premis pada paagraf diatas. Lalu dengan apa? Petanyaan yang menuntut sebuah konsistensi nantinya. Tapi mungkin lambat laun bisa dinikmati, meskipun berat untuk permulaannya.

Apa sih yang ingin dilakukan untuk mengintimi waktu subuh? Jangan betele-tele-lah.

Yang ingin saya lakukan adalah sederhana, mencoba menulis dengan ditemani susu atau teh. Itu saja. Hmm…

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: