//
you're reading...
Puisi

Kehangatan Kita

Dek,

tolong siapkanlah pagi ini

siapkan laci memorimu

untuk menyimpan rapi

ceritamu hari ini

tentang ceria yang menggeluti kerjamu

tentang kejadian lucu disekitarmu

tentang semua hal yang dapat kau petik makna

tentang tawa disektiramu

tentang keluh disekelilingmu

dan malam nanti

aku kan menunggumu disini

dan dengan senang hati,

ku kan menyiapkan almari yang lebih besar

untuk mendengar semua beragam ceritamu hari ini

untuk menyimak semua ceriamu hari ini

untuk melihat ekspresi tawamu dalam cerita lucumu

untuk medapatkan makna yang telah kau petik dan kau kan bagi untukku

untuk semua keinginan yang muncul dan ingin kau utarakan

untuk semua rasa yang menguak kepermukaan dan ingin kau ekspresikan.

Dek,

kalau saja kau mengerti,

sesungguhnya itulah sumbu kehangatan

untuk kita, kau dan aku.

(sepulang mengantar istri kerja/10 Apr 2010)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: