//
you're reading...
Coretan, Essay

Manusia dan Hidup

Sangat bernilai sekali pandangan hidup dari Werkudara, salah satu tokoh dalam Serat Cabolek , yang mengatakan bahwa “manusia tinitah luwih, apan ingaken rahsa mulya dewe sakin g  kang dumadi… (manusia ditakdirkan lebih dari semua mahluk, terpandang sebagai Diri rahasia Tuhan, dan paling mulia dari semua ciptaan…)”

Kalau kita perhatikan, dalam pandangannya terasa sekali semangat untuk menghidupkan hidup. Ia berfikir kalau manusia itu harus berusaha menjadi baik dalam hidupnya. Jangan pernah berputus asa pada setiap ujian atau cobaan yang datang, yang jika berputus asa, hanya akan membuat manusia menjadi sekedar kelenjar hidup, tak lebih dari itu.

Di lain sisi, menarik juga dengan apa yang dikatakan oleh penyair Pablo Neruda, “ Sucede que me canso de ser hombre (kok aku capek jadi manusia). Sebuah ironi penyair yang menyiratkan sebuah keputus-asaan dalam hidup. Hal ini juga pernah diamini oleh Gilmore, saat ia akan dihukum mati akibat pembunuhan. Ia pernah berkata, “Dalam maut kita dapat memilih dengan satu cara, yang tak dapat kita pilih dalam hidup.”

Pada dasarnya, Neruda, Gilmore dan Werkudara tidak pernah bertentangan dalam berpandangan. Mereka hanya memandang hidup dalam sisi yang berbeda. Pada pandangan Werkudara terasa sekali aroma ketimuran yang cenderung “berpasrah”, sedangkan bagi Neruda dan Gilmore Hidup itu sangat perlu dipertanyakan sehingga kita dituntut untuk “berpikir”.

Kalau kita mau berpikir jernih, seharusnya kedua cara berpikir itu tidaklah men jadi soal. Sejatinya, keduanya menuntuk kita untuk menjadi hidup dengan keluhuran budinya dan menjadi manusia “bernilai tinggi” dan akan menjadi lebih dari sekedar daging dan kelenjar yang hidup.

Melihat fenomena diatas, terasa sekali adanya sebuah “perjuangan” dalam hidup yang sulit. Dimana kehidupan diawal, sejatinya bukan kita yang memilih, namun kita hanya dipilihkan. Setelah itu, baru pilihan-pilihan yang telah dipilihkan menjadi pilihan hidup bagi kita, ditengah perjalanan hidup kita sebagai manusia.

(Bekasi, 15-16 Feb 2010)

Discussion

One thought on “Manusia dan Hidup

  1. halo mas, lama tak bersua.. heheh..
    sebagai tanda persahabatan, saya berikan award nih buat kamu dan blogmu, moga diterima ya..

    keep blogging..

    Posted by sephtian | 22 February 2010, 12:40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: