//
you're reading...
Cerpen, FikSi

tuhan (kok) diintervensi

intervensi

Harry (H): Kang, aku khawatir dengan tuhan.

Kang Shihab (KS): Maksudmu?

H: Tuhan seperti diintervensi oleh khatib yang kurang bijaksana tadi, kala mendoa.

KS: Hush, mana bisa Tuhan diintervensi?

H: Saat khutbah, khatib mendoa untuk membalaskan para korban bencana dengan sesuai amal dan perbuatannya. Doa yang tidak bijaksana itu saya khawatir mengintervensi Tuhan. Dan merubah takdir. Karena doa itu diamini para jemaah lainnya.

KS: Lalu apa hubungannya doa tadi dengan intervensi terhadap tuhan?

H: Padahal, menurut sabda nabi, ada orang-orang yang dimasukkan surga tanpa hisab, Kang. Lah ini doanya terkesan menyempitkan ruang gerak tuhan untuk menjadikan para korban untuk masuk surga tanpa hisab.

KS: Lalu?

H: Akhirnya tuhan merasa diintervensi dan merubah takdir. Kasihan kan para korban itu.

KS: Hush, tuhan itu maha kuasa atas segala sesuatu. Nda mungkin tuhan merubah takdir. Apalagi dari doa yang diamini oleh orang-orang seperti kita ini.

(Mereka pun saling pandang, dan tertawa bersama dengan hanya mereka berdua yang tahu kenapa) : hahaha….

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: