//
you're reading...
FikSi

Salah Catat

Di PN Langit terjadi sedikit perdebatan. “Ah, saat itu saya yang menolong orang tua itu. bukannya dia.” Seorang pemuda berbicara kepada malaikat dan menunjuk pemuda lainnya.

“Tidak mungkin. Dicatatan saya pemuda itulah yang melakukannya.” jawab malaikat.

“Kalau anda tidak percaya, saya punya saksi, dua sahabat saya.” Pemuda itu menantangnya.

“Panggillah 2 orang sahabatmu itu.” Perintah hakim ketua.

Kemudian datanglah 2 orang sahabatnya setelah dipanggil untuk ke muka pengadilan.

Dalam keadaan disumpah salah satu dari keduanya berkata, “Benar yang mulia, kami saat itu memang sedang bersama. Dan kami melihatnya.”

Malaikat pencatat amal baik itu pun merasa malu, dan langsung menghadap kemuka pengadilan, “Maaf baginda hakim, sepertinya saya salah catat. Maafkan saya.”

Akhirnya perkara itupun dimenangi pemuda tadi.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: