//
you're reading...
FikSi

Malaikat & Pena

Ketika hari penghisaban, tuhan disodorkan draft KEPHAN (KEPutusan tuHAN) a.n. Sueb bin Mujeni oleh malaikat diruangannya.

“Loh, setahu saya orang ini sangat baik ibadahnya, walau masa remajanya dahulu senang mencuri dan berbuat buruk. Bukannya ia telah taubat dan selalu mendawamkan amal baik pada sisa hidupnya? Kenapa sangat sedikit sekali amal baiknya dibanding amal buruknya?” Tanya tuhan kepada malaikat pengantar draft KEPHAN tadi.

“ Maaf, Pak tuhan”, malaikat itu menjawab dengan sedikit malu, “tinta pena untuk mencatat amal-amalnya telah habis, persis sehari setelah dia taubat”

“loh, kok bisa begitu?” Tanya tuhan kepada malaikatnya.

“ya… itu tadi, Pak tuhan. Itu karena tinta penanya terlalu banyak untuk mencatat amal buruknya.”

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: