//
you're reading...
Puisi

Memori Tak Mati (Puisi untuk (alm) Ust. Chozin)

Nyaring bedug masih terpulas
Jelang subuh kala itu tak sejuk
Kelam menemani dinginnya
Memainkan irama lirih
dan burung mendendang
seperti mengiringi terbukanya pintu langit

Innalillahi…,
Guru kita meninggal dunia, Ust. Chozin
qabla shubuh…
diantar fajar
dengan iringan semilir sisa angin

Berita hanyalah tinggal berita
tak pernah habis dimakan kala
jadi tak akan pernah tak jadi
namun ada selipan catatan kaki
yang tersampul manis
dalam kotak-kotak lauhulmahfudz
namun, Memori tak akan pernah mati

Nyaring bedug masih saja terpulas
dan burung masih mendendang
seperti mengiringi terbukanya pintu langit

Ya Allah, semoga ia tetap hidup
dalam dada-dada penikmat ilmunya
Ya Allah, semoga ia tetap jaya
pada sikap orang-orang yang mencintainya

Selamat Jalan guruku…

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Facebook

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories

Archives

blog-indonesia

%d bloggers like this: