RSS

Daily Archives: 29 July 2009

Sajak, Tanpa Ide

foto-86Pena, kertas putih dan Harri hanya saling memandang malam itu. Harri terbangun pagi sekali, disepertiga malam.

“Mas Harri kenapa termenung? Aku dan kertas putih sudah siap untuk kau gunakan.” Pena hitam yang biasa digunakan Harri dalam menuliskan ide-ide besarnya bertanya.

“Iya, kenapa kamu tidak langsung menulis seperti biasanya, Mas Harri?” Kali ini kertas putih yang bertanya.

Dan Harri masih saja termenung. Ia seperti tidak menghiraukan pertanyaan-pertanyaan sahabatnya.

Namun tidak berselang lama ia mengambil penanya dan menulis,

Begitu suci ide itu.
Ah, aku tidak ditemaninya digelap ini…

Menerima tugasnya, pena dan kertas putih gembira sekali dan saling memandang. Kertas putih pun berujar, “Sajak yang indah!”.

 
3 Comments

Posted by on 29 July 2009 in Coretan, FikSi

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 463 other followers

%d bloggers like this: